ASSALAMUALAIKUM

ASSALAMUALAIKUM

Wednesday, 13 April 2011

SUAMI..KETIKA ISTERI MU MENANGIS GEMGGAMLAH TANGAN NYA

Jika isteri menangis dihadapanmu….
“hargai lah ia sblm terlewat…”

Jika seorang isteri menangis dihadapanmu,
itu bererti dia tidak dapat menahannya lagi…
Jika kau memegang tangannya saat dia menangis, dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu..
Jika kau membiarkannya pergi, dia tidak akan kembali menjadi dirinya yang dulu, selamanya!

Seorang isteri tidak akan menangis dengan mudah, kacuali didepan orang yang sangat dia sayangi, dia akan menjadi lemah!

Seorang isteri tidak akan menangis dengan mudah, hanya jika dia sangat menyayangimu.
Dia akan menurunkan rasa EGOnya.

Wahai suami2,
jika seorang istri pernah menangis karenamu, tolong pegang tangannya dengan penuh pengertian.
Kerana dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu disaat kau terpuruk terlalu dalam …
Wahai suami2, jika seorang isteri menangis keranamu, tolong jangan menyia-nyiakannya. Mungkin, kerana keputusanmu, kau merosakkan kehidupannya.

Saat dia menangis didepanmu, saat dia menangis keranamu. Lihatlah jauh kedalam matanya. Dapatkah kau lihat dan kau rasakan SAKIT yang dirasakannya keranamu ?

Apakah keistimewaan perempuan ini ? ”

Dibalik KELEMBUTANYA dia memiliki kekuatan yang begitu dahsyat..

TUTUR katanya merupakan KEBENARAN..

SENYUMAN’nya adalah SEMANGAT bagi orang yang dicintainya. .

PELUKAN & CIUMAN’nya bisa memberi KEHANGATAN bagi anak2nya..

Dia TERSENYUM bila melihat temannya tertawa..

Dia TERHARU Dia MENANGIS bila melihat KESENGSARAAN pd org2 yg dikasihinya. ..

Dia mampu TERSENYUM dibalik KESEDIHAN’nya. .

Dia sangat GEMBIRA melihat KELAHIRAN..

Dia begitu sedih melihat KEMATIAN..

TITISAN air matanya bisa membawa PERDAMAIAN.

Tapi dia sering dilupakan oleh SUAMI krn 1 hal…

Bahawa “Betapa BERHARGAnya dia”…

Sebarkan ini ke SELURUH ISTERI2 yg soleha dan SUAMI2 yang kamu kenal agar mereka tidak lupa bahwa ISTERI mrk

begitu berHARGA… Dan sangat berHARGA.




Monday, 11 April 2011

FIND HIM ^_^

"Semoga dikurniakan suami soleh yang boleh membimbing saya dunia dan akhirat."

Jawapan begini biasa diberikan gadis yang bakal mendirikan rumahtangga ataupun pengantin baru. Kebanyakan wanita jika diajukan mengenai jodoh, mahukan suami soleh. Tetapi, apakah suami yang diidamkan itu, benar-benar memenuhi keperluan wanita? Cuba kita jenguk apa yang berlaku dalam sesebuah rumahtangga selepas doa si gadis untuk mendapatkan 'lelaki soleh' mungkin sudah dimakbulkan Allah SWT.

Lelaki yang soleh amat takut kepada Allah SWT. Salah satu bukti ketakutannya kepada Allah ialah mengerjakan solat. Jadi, lelaki soleh akan menyuruh, malah kekadang sehingga memaksa isterinya untuk menunaikan solat. 

Lelaki yang soleh amat taat kepada Allah. Islam mewajibkan wanita menutup aurat. Jadi, suami yang soleh tidak akan sekali-kali membenarkan isterinya keluar rumah atau mengenakan pakaian sesuka hati. Juga berhias dan ber'make-up' tebal. Suami yang soleh akan memastikan si isteri menututp aurat. Tetapi ada isteri yang kurang senang dengan perkara begini. Bukankah dahulu, anda berdoa untuk mendapat suami yang soleh, tetapi apabila doa anda dimakbulkan anda bantah pula cakapnya!

*************

10 Sifat Calon Suami Yang Baik 

Jika anda seorang wanita, carilah lelaki yang mempunyai sifat-sifat berikut.Jika anda seorang lelaki, jadilah seorang lelaki yang mempunyai sifat-sifat berikut.

1. Kuat amalan agamanya. Menjaga solat fardhu, kerap berjemaah dan solat pada awal waktu. Auratnya juga sentiasa dipelihara dan memakai pakaian yang sopan. Sifat ini boleh dilihat terutama sewaktu bersukan.

2. Akhlaknya baik, iaitu seorang yang nampak tegas, tetapi sebenarnya seorang yang lembut dan mudah bertolak ansur. Pertuturannya juga mesti sopan, melambangkan peribadi dan hatinya yang mulia.

3. Tegas mempertahankan maruahnya. Tidak berkunjung ke tempat-tempat yang boleh menjatuhkan kredibilitinya.

4. Amanah, tidak mengabaikan tugas yang diberikan dan tidak menyalahgunakan kuasa dan kedudukan.

5. Tidak boros, tetapi tidak kedekut. Tahu membelanjakan wang dengan bijaksana.

6. Menjaga mata dengan tidak melihat perempuan lain yang lalu lalang ketika sedang bercakap-cakap.

7. Pergaulan yang terbatas, tidak mengamalkan cara hidup bebas walaupun dia tahu dirinya mampu berbuat demikian.

8. Mempunyai rakan pergaulan yang baik. Rakan pergaulan seseorang itu biasanya sama.

9. Bertanggungjawab. Lihatlah dia dengan keluarga dan ibu bapanya.

10. Wajah yang tenang, tidak kira semasa bercakap atau membuat kerja atau masa kecemasan

**************

Pesanan dari Admin:

seorang lelaki yang BERIMAN lelaki tersebut TIDAK AKAN

1.TIDAK AKAN mengajak anda ke pusat2 hiburan yang melalaikan
2.TIDAK AKAN berani pergi ber"dataing" dan bercouple berdua-duaan
3.TIDAK AKAN membonceng bersama2 dengan kekasih
4.TIDAK AKAN besenang-senang dengan wanita yang bukan muhrim
5.TIDAK AKAN mengajak keluar bersama2 pergi ke pasaraya, menonton wayang,
makan berdua-duaan dan sebagainya
6.TIDAK AKAN berani menyentuh tangan dan tubuh badan seorang wanita
7.TIDAK AKAN tberani mengajak anda melakukan aksi ringan-ringan
8.TIDAK AKAN berani melakukan ZINA

SEKIRANYA 8 CIRI2 INI ADA PADA PASANGAN ANDA...KETAHUILAH BAHAWA LELAKI TERSEBUT TERGOLONG DALAM 10 SIFAT CALON SUAMI YANG BAIK-BAIK AKAN TETAPI SEKIRANYA SEBALIKNYA MAKA LELAKI TERSEBUT BUKANLAH TERMASUK DARI 10 CIRI2 TERSEBUT...SEKIAN

KEPADA WANITA JADIKAN DIRI ANDA BIJAK MEMBUAT PILIHAN


brought to you by : jom tutup aurat dan jaga akhlak (facebook)
                            http://www.tagged.com/jagaauratanda (tagged)
 

pasangan suami isteri



berdoa untuk mendapat yang baik-baik...

Sunday, 10 April 2011

JAUHI ZINA

;;;;;;;;;;; Bahaya Zina ;;;;;;;;;;;

Melihat bahwa bahaya yang ditimbulkan oleh praktek zina merupakan bahaya yang tergolong besar, dan praktek tersebut juga bertentangan dengan aturan universal yang diberlakukan untuk menjaga kejelasan nasab keturunan, menjaga kesucian dan kehormatan diri, juga mewaspadai hal-hal yang menimbulkan permusuhan serta perasaan benci di antara manusia disebabkan pengrusakan terhadap kehormatan isteri, putri, saudara perempuan dan ibu mereka. Dan ini jelas akan merusak tatanan kehidupan. Melihat hal itu semua, pantaslah bahaya praktek zina itu -bobotnya- setingkat di bawah praktek pembunuhan. Oleh karena itu, Allah I menggandeng keduanya di dalam Al-Qur'an dan juga Rasulullah dalam keterangan hadits beliau.
Al-Imam Ahmad berkata: "Aku tidak mengetahui sebuah dosa -setelah dosa membunuh jiwa- yang lebih besar dari dosa zina."
Dan Allah menegaskan pengharamannya dalam firmanNya:
"Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan adzab untuknya pada hari Kiamat dan dia akan kekal dalam adzab itu, dalam keadaan terhina kecuali orang-orang yang bertaubat ..." (Al-Furqan: 68-70).
Dalam ayat tersebut, Allah menggandengkan zina dengan syirik dan membunuh jiwa, dan vonis hukumannya adalah kekal dalam adzab berat yang berlipat ganda, selama pelakunya tidak menetralisir hal tersebut dengan cara bertaubat, beriman dan beramal shalih. Allah I berfirman:
"Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji (fahisyah) dan suatu jalan yang buruk." (Al-Isra': 32).
Di sini Allah menjelaskan tentang kejinya praktek zina dan kata "fahisyah" maknanya adalah perbuatan keji atau kotor yang sudah mencapai tingkat yang tinggi dan dapat diakui kekejiannya oleh setiap orang berakal bahkan oleh sebagian banyak binatang, sebagaimana disebutkan oleh Al-Bukhari dalam Shahih-nya dari Amr bin Maimun Al-Audi, dia berkata: "Aku pernah melihat -pada masa jahiliyah- seekor kera jantan yang berzina dengan seekor kera betina. Lalu datanglah kawanan kera mengerumuni mereka berdua dan melempari keduanya sampai mati."()
Kemudian Allah juga memberitahukan bahwa praktek zina adalah seburuk-buruk jalan; karena merupakan jalan kebinasaan, kehancuran dan kehinaan di dunia, siksaan dan azab di akhirat nanti.
Dan karena menikahi mantan isteri-isteri ayah itu termasuk perbuatan yang sangat jelek sekali, Allah I secara khusus memberikan "cela" tambahan bagi praktek menikahi isteri orang tua. Allah berfirman (setelah secara tegas melarang kaum muslimin untuk menikahi isteri-isteri ayah mereka, pent):
"Sesungguhnya perbuatan itu amat keji dan dibenci Allah dan seburuk-buruk jalan (yang ditempuh)." (An-Nisa': 22).
Allah I juga menggantungkan keberuntungan seorang hamba pada kemampuannya dalam menjaga "kehormatan"nya. Tak ada jalan menuju keberuntungan tanpa menjaga "kehormatan". Allah berfirman:
"Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman. (Yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yang me- nunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas." (Al-Mukminun: 1-7).
Dalam ayat-ayat ini ada tiga hal yang diungkapkan, yaitu, pertama, bahwa orang yang tidak menjaga kemaluannya, tidak akan termasuk orang yang beruntung, kedua , dia akan termasuk orang yang tercela, dan ketiga, dia termasuk orang yang melampaui batas. Jadi, dia tidak akan mendapat keberuntungan, serta berhak mendapat predikat "melampaui batas' dan jatuh pada tindakan yang membuatnya tercela, padahal beratnya beban dalam menahan syahwat itu, lebih ringan ketimbang menanggung sebagian akibat yang disebutkan tadi.
Selain itu pula, Allah telah menyindir manusia yang selalu berkeluh kesah, tidak sabar dan tidak mampu me- ngendalikan diri saat mendapatkan kebahagiaan, demikian pula kesusahan. Bila mendapat kebahagiaan, dia menjadi kikir, tak mau memberi, dan bila mendapat kesusahan, dia banyak mengeluh. Begitulah sifat umum manusia, kecuali orang-orang yang memang dikecualikan dari hambaNya, yang diantaranya adalah mereka yang disebut di dalam firmanNya :
"Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas." (Al-Ma'arij: 29-31).
Oleh karenanya, Allah memerintahkan Rasulullah r untuk memerintahkan orang-orang mukmin agar menjaga pandangan dan kemaluan mereka, juga diberitahukan kepada mereka bahwa Allah selalu menyaksikan amal perbuatan mereka.
"Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati." (Ghafir: 19).
Dan karena ujung pangkal dari perbuatan zina yang keji ini dari pandangan mata, maka Allah lebih mendahulukan perintah untuk memalingkan pandangan mata sebelum perintah untuk menjaga kemaluan, karena banyak musibah besar yang asal muasalnya adalah dari pandangan; seperti kobaran api yang besar asalnya adalah percikan api yang kecil. Mulanya hanya pandangan, kemudian khayalan, kemudian langkah nyata, kemudian terjadilah musibah yang merupakan kesalahan besar(zina).
Oleh karenanya, ada yang mengatakan, bahwa barangsiapa yang bisa menjaga empat hal maka berarti dia telah menyelamatkan agamanya: Al-Lahazhat (pandangan pertama), Al-Khatharat (pikiran yang melintas di benak), Al-Lafazhat (lidah dan ucapan), Al-Khathawat (langkah nyata untuk sebuah perbuatan).
Dan seyogyanya, seorang hamba Allah itu bersedia untuk menjadi penjaga dirinya dari empat hal di atas dengan ketat, sebab dari situlah musuh akan datang menyerangnya, merasuk ke dalam dirinya dan merusak segala sesuatu.




Oleh : Imam Ibnu Qayyim Al-jauziyah

Saturday, 9 April 2011

wanita,jadilah bunga yang indah

Bunga yang kembang dan cantik itu jarang yang wangi… begitulah juga orang yang cantik; kebanyakannya jarang berbudi.

Apabila si gadis dipuji dengan kata-kata, “kamu ni cantiklah,” maka akan menguntumlah sekuntum senyuman dibibirnya dan berbungalah hatinya. Tersipu-sipulah dia.

Ah… siapa yang tidak seronok bila dikatakan cantik dan menawan? Begitulah resam manusia,
seronok bila dipuji kecewa bila dikeji.

Tetapi lain halnya bagi si mukmin yang merasa dirinya miskin dengan Tuhannya.
Terasa kerdil tatkala berhadapan dengan pujian dan sanjungan manusia.
Wanita yang cantik selalu ditimpa ‘perasan’ kerana sedar dirinya punya kelebihan.

Kata orang, wanita cantik banyak mahunya. Diri rasa bangga, seisi dunia mahu digenggamnya.
Kalau ia seorang gadis dirinya sanggup menjadi tukaran dengan wang yang beribu.
Ada pula yang rela menjadi andartu. Hidup liar bak merpati, senang didekat dan ditangkap lari.

Jika dia seorang isteri yang sedar dan bangga dengan kecantikkannya maka suamilah yang menjadi mangsa.
Si suami selalu melutut dan kalah dengan kehendak dan karenahnya.
Lebih malang jika si suami pula suka akan kecantikan isterinya.
Ia menyayangi isteri atas dasar kecantikannya.

Jadilah laksana Nakhoda
Ke mana diarah di situlah perginya,
alangkah dayusnya dia.Si isteri yang cantik rupawan akan merajuk
dan meragam seandai kemahuannya tidak tercapai, mengugut,
merajuk hendak balik kampung atau minta cerai.

paradigma Mukmin
Alangkah indahnya jika si isteri tadi,
kecantikannya digunakan untuk meniup semangat jihad ke lubuk hati mujahidin. Ketahuilah, keutamaan dan nilai diri seorang wanita sama ada cantik atau tidak adalah pada akhlaknya.

Andai dia seorang isteri, ketaatannya pada suami adalah akhlak yang indah.
Wanita yang cantik tetapi tidak berbudi pekerti tinggi,
lebih-lebih lagi isteri yang cantik yang derhaka pada suami adalah ibarat bunga raya.
Cantik warnanya, harumnya tiada.

Sebaliknya wanita yang kurang cantik tetapi berakhlak mulia, taat suaminya,
sentiasa mencari keredhaan-Nya, ibarat bunga cempaka.
Tiada rupa tetapi harumnya memikat jiwa.

Antara bunga raya dan bunga cempaka pastilah cempaka diminati orang.

Kasihan si bunga raya, tidak dijual atau dipakai orang.
Ibarat gadis murahan yang mempertontonkan kecantikan.
Konon nanti ada yang berkenan tetapi tidak sedar diri jadi mainan.

Wanita yang kurang cantik pula jika tidak berakhlak akan meyakitkan hati dan mata.
Ibarat bunga yang tidak cantik tidak pula harum dan wangi.
Maka tiadalah apa-apa tarikan dan keindahan padanya.

Usah bangga dan usah pula risau akan paras rupa untuk merebut kasih sayang manusia.
Tetapi marilah berlumba-lumba untuk menjadi wanita yang bertaqwa dan berakhlak mulia.
Nescaya disayangi Allah serta makhluk-makhluk-Nya.

Seharusnya diri yang dikurniakan Allah dengan nikmat kecantikan sentiasa resah jiwanya.
Bukan kerana takut luput kurniaan itu dari dirinya.
Bukan jua kerana ada yang iri hati dan mahu menganiayai atau menandingi kejelitaannya.
Resah adalah kerana menghitung pahala-pahala yang tinggal akibat pujian dan sanjungan manusia yang bakal menjerumuskan dirinya ke jurang neraka.

Mengira-ngira bagaimana untuk meruntuhkan gunung mazmumah
(sikap negatif) akibat dari kecantikan diri yang dijulang bagaikan mahkota.
Apa lagi jika kecantikan itu hidangan setiap insan, cantik indah tetapi hina terdedah.
Menjadi mainan nafsu dan syaitan.
paradigma Mukmin
Bersyukur dengan segala nikmat Tuhan. Baik buruk,
cantik hodoh itu adalah pemberi-Nya.
Yang berwajah cantik atau hodoh sama-sama perlukan persediaan.
Akan tiba saatnya jua di mana yang berwajah cantik indah dikerumuni oleh cacing
dan ditimbusi tanah di liang lahad yang gelap lagi sunyi.

Tatkala itu bersandinglah manusia dengan kematian.
Apakah baru di kala itu mahu diucapkan nikmat iman dan Islam itulah sebesar-besar pemberian Tuhan? Baru sanggup berjuang, berkorban apa saja demi mendapatkannya?
Sebelum segala-galanya terlewat sama-samalah kita mendaki anak-anak tangga menuju ke puncak taubat.

Asal manusia adalah  dari setitis mani yang hina. Sehina itulah pula dirimu wahai wanita.
Kenangilah nasib diri di hari penghisaban. Segala pinjaman Tuhan itu,
untuk apa digunakan.
Lunakkan hati, tenangkan perasaan. Lihatlah ke seluruh penjuru alam.
Di mana saja mata menjurus di sana ada tanda keagungan Tuhan.

Dongakkan kepala ke langit biru, tundukkan wajah ke bumi yang hijau.
Saksikanlah kilauan mentari, percikan cahaya bulan dan bintang.
Langit yang dijadikan-Nya tidak bertiang, gunung-ganang tidak berpancang.
Usah terlena dibuai keindahan, sesungguhnya pada segalanya itu terkandung pengajaran:

Dan apa sahaja nikmat yang ada padamu dari Allahlah datangnya, dan bila kamu ditimpa kemudaratan maka hanya pada-Nyalah kamu meminta pertolongan.” (Surah An-Nahl: 53)

Thursday, 7 April 2011

harga sehelai tudung labuh

Dia menangis tersedu dalam dakapanku.
"Kalaupun saya salah, tak boleh ke mereka tegur depan-depan? Kenapa perlu cakap-cakap kat belakang".
Aku mengusap lembut belakangnya, cuba menenangkan.
"Saya rasa saya ni macam jahat sangat, saya tak tahu pun mereka tak suka dengan sikap-sikap saya". "Saya rasa macam semua orang tak suka saya, cakap buruk tentang saya saya kat belakang", tangisnya makin menjadi-jadi, tak pernah aku lihat dia menangis sebegitu kerana dia biasanya hanya suka berdiam dan memendam, susah meluahkan perasaan.
"Mereka kata macam-macam, saya ni pakai je tudung labuh, bawa imej Islam tapi perangai tak macam orang tudung labuh. Salah ke saya menegur kalau saya nampak mereka buat perkara tak betul? Memang saya akui saya agak tegas dan berterus terang, tapi saya bukan nak malukan mereka. Saya tahu saya tak sempurna, saya bukan budak sekolah agama, banyak lagi ilmu saya tak tahu. Mereka kata masa saya tak pakai tudung labuh dulu, saya tak macam ni", rintihnya lagi.
Aku biarkan saja dia terus meluahkan apa yang terbuku di hatinya, biar dia lega. Aku leraikan pelukannya, namun terus mengelus lembut bahunya, mudah-mudahan dia diberi kekuatan.
"Awak menyesal pakai tudung labuh?", aku meneka. Dia hanya membisu. Dikesatnya air jernih yang turun melaju dari tubir matanya. Aku dapat mengagak jawapan disebalik kebisuannya. "Awak berputus asa nak menegur mereka lagi?", saya terus menduga.
"Buat apa nak tegur lagi, kalau tegur pun akhirnya saya yang kena kutuk", perlahan dia menjawab dalam sedu sedannya.
"Awak, Allah nak uji awak hari ini. Inilah harga tudung labuh yang kita pakai, inilah harga yang kita terpaksa bayar. Siapa kata pakai tudung labuh senang? Tak mudah seperti yang mereka nampak. Bila dah bertekad untuk pakai tudung labuh, kita kena siapkan juga fizikal, mental dan hati kita, kena kuat, kena tahan dengan cabaran. Dan inilah antara ujiannya. Bilamana kita orang yang bertudung labuh buat silap, terus dikaitkan dengan agama. Bahkan kita ni jadi perhatian di mana-mana. Pada mereka, kita kena jadi sempurna, kena tahu semua ilmu agama, dan tak boleh buat silap sikit pun. Sedangkan, kita juga manusia, manusia yang banyak sangat kelemahan", saya bersuara sambil memandang tepat ke wajahnya yang sugul.
"Jangan pernah menyesal dengan diri awak, tudung awak. Jangan kerana masalah sekecil ini, awak dah mengalah. Ujian ni banyak sangat hikmahnya untuk awak. Allah nak ajarkan tentang sesuatu kepada awak. Sebelum ini awak mungkin tak pernah rasai ujian bila bertudung labuh, awal-awal dulu, semua menyokong, memuji dan beri galakan. Jadi mungkin awak tak terkesan sangat dengan istimewanya diri awak sekarang. Bila Allah datangkan ujian macam ni, baru kita akan rasai, betapa tak mudah sebenarnya, bersama tudung yang kita pakai, ada tanggungjawab besar yang kita bawa bersama. Tanggungjawab untuk memegang amanah membawa imej Islam, tanggungjawab memperbaiki diri, biar dalaman kita secantik luaran, akhlak kita indah sebagaimana tudung kita, tanggungjawab mempersiapkan diri dengan ilmu, kerana wanita seperti kita selalu jadi tumpuan bila sahabat-sahabat ada permasalahan agama. Jangan anggap ia sebagai beban, anggap ia sebagai keistimewaan, yang Allah bagi hanya khas kepada insan-insan yang Dia pilih. Nah, betul kan, bertudung labuh tak semudah yang disangka? Hanya yang betul kental saja dapat terus istiqamah dengannya, dan yang istiqamah dalam mengharapkan keredhaan Allah, bukan kah mendapat tempat istimewa di sisiNya? Awak tak nak jadi terkenal pada padangan Allah dan penduduk langit? Awak dah nak berputus asa?" Aku menduga.
Melihat dia terus membisu, aku bersuara lagi.
"Begitu juga, ujian ini mungkin nak menyedarkan sesuatu tentang dakwah yang berhikmah. Dulu kita biasa saja dengarkan, kat mana-mana ustaz cakap, dalam mana-mana buku yang kita baca, dakwah mesti berhikmah. Jadi sekarang Allah ajar awak bukan teori saja apa itu dakwah berhikmah, tapi juga praktikalnya sekali. Bagaimana dakwah berhikmah? Mesti kena caranya, tempatnya, sesuai perkataanya, tidak melukakan, tidak menyebabkan kemarahan orang yang kita nasihatkan. Bagaimana kalau dakwahnya tidak berhikmah? Maka jadilah, dakwah kita tak berkesan, mad'u kita terasa jauh hati dengan nasihat kita, dan akhirnya keluar lah cakap-cakap belakang macam yang awak alami. Jadi, awak jelaskan? Kenapa bersungguh benar Allah dan rasul minta kita berdakwah secara berhikmah. Dan mungkin Allah nak tegur, cara awak, Allah nak awak perbetulkan kaedah dakwah yang awak guna, Allah nak kata, salah tu, kena perbaiki. Salahkah Allah tegur? Tak salah, kan. Allah tegur sebab Allah sayang, Allah tegur sebab nak bagi kekuatan, Allah tegur supaya kerja-kerja ini dapat awak laksanakan dengan lebih berkesan. Bila berdakwah, kita berhadapan dengan macam-macam ragam orang. Ada yang sensitif, ada yang terbuka, jadi kena bijak kita sesuaikan. Dai'e yang kental, takkan putus asa, sebab dia tahu, dakwah adalah kewajipan, bukan pilihan."
"Lagi, apa Allah nak bagitahu awak? Terasa sangat sakit dan terluka bila kita jadi bahan umpatan, kejian dan kelemahan kita dibicarakan kat belakang, kan? Jadi bila kita tahu sakitnya macam ni, kita jangan sesekali buat perkara sama kepada sahabat kita sebab kita dah tahu betapa pedihnya, betapa peritnya akibat daripada perbuatan ni. Boleh lukakan hati orang, boleh menyebabkan permusuhan juga. Bila ada apa-apa yang perlu ditegur, dinasihati, jumpa sahabat kita sendiri, cakap secara jujur dan ikhlas, insyaAllah semua orang suka kalau kelembutan digunakan, cepat meresap. Kalau pun dia mungkin tak dapat terus berubah, sekurang-kurangnya dia tak terasa hati, dan tak ada permusuhan antara kita."
"Awak, walaupun awak rasa ujian ni sangat menyakitkan hari ni, tapi saya tak tengok satu pun perkara buruk yang Allah maksudkan terhadap awak. Semuanya ada hikmah yang sangat indah. Kenapa teguran Allah ini begitu perit, sakit? Sebab Allah nak kita ingat, sebab yang menyakitkan tu lebih lekat dalam ingatan kita, kalau ujian tu senang, mungkin kita tak hargainya. Allah nak kejutkan kita, mungkin Allah terpaksa 'menyergah' kita dengan kuat."
Sedu-sedannya telah reda, Ya Allah semoga kekalutan jiwa dia juga begitu.
"Habis, apa saya kena buat?", tanyanya.
"Sekarang awak perlu sujud taubat kepada Allah, minta keampunanNya, mungkin ada kesilapan yang awak tak sedari, bersyukur padaNya sebab menegur awak dengan ujian begini. Kemudian pergilah jumpa sahabat-sahabat yang terasa dengan awak tu, minta maaf. Sekarang tak timbul isu siapa bersalah pada siapa dulu, tapi yang sebaik-baiknya adalah leraikan permusuhan, minta dan beri kemaafan." jawabku.
Dia menggenggam tanganku erat, "Terima kasih sahabat".
"Allah yang sedang memujuk awak, saya pelakon tambahan saja, tapi saya bersyukur, Allah kurniakan anugerah pengajaran yang tak ternilai untuk saya hari ni. Terima kasih ya Allah, terima kasih pada awak juga." Hatiku tenang, moga Allah memberi dia ketenangan yang sama.
Sahabat, walau siapa pun kita, bertudung labuh, tudung biasa, atau yang tidak bertudung sekalipun, kita SEMUA adalah manusia biasa, yang lemah, ada cacat celanya.
Sekiranya ada sahabat kita terlalai, terlupa, tolonglah ingatkan dia dengan sebaik cara.
Dan yang paling utama, setiap apa saja ujian yang mendatangi kita, berbaik sangkalah pada Allah. Bertenang, dan fikirkan hikmahnya dengan rasional. InsyaAllah, pasti dan pasti Allah tidak akan pernah menzalimi kita.

Tuesday, 5 April 2011

jika mahu berniqab

Jika kau mahu berniqab...

Berniqab bukanlah kerana trend terkini..
Berniqab bukan untuk menunjuk diri alim..
Berniqab bukan untuk merendah-rendahkan yg lain..
Berniqab bukan utk perlekehkan sesama Muslimin Muslimat..

Jadi sebelum kau mulakan niqab di wajah,
Niqabkan hatimu dulu,
Niqabkan jiwamu dulu,
Niqabkan lidahmu dulu,
Niqabkan langkahmu dulu...

Kerana yg terselindung belum tentu terus berlindung.
Yang terbuka belum tentu buka terus..
Berilmu lah sebelum kau beramal wahai sahabat...

Kan silih berganti dugaan dan ujian dari Allah swt.
menguji sekuat mana cintanya niqabis itu dlm dirinya krn Allah swt..
Usahlah melatah bila difitnah, krn mmg kau melindung dari fitnah..
Maka fitnah itu pasti berlegar diluar lingkungan niqab mu..
Pabila ada kesempatan, yg lemah pasti fitnah itu menerjah kedalam..

Usahlah kau mendongak wajah ke langit..
Belum tentu yg berniqab itu beriman..
Kerana itu kukatakan, niqabkan dirimu, sebelum kau niqabkan wajahmu..
Istiqamah bukan hanya sekadar kata..
Istiqamah ini bkn hya ayat cantik utk ditaip di facebook,twitter,myspace,ym dan skype..
Tetapi ia perlulah dari jiwa yg tulus mulus demi Allah swt..
Maka kau niqabkan setiap kata-katamu..

Jangan perlekehkan nilai niqab,
kerana dibalik tirai suara-suara itu..
berhimpun manusia menunggu jelek kan kita..

Yang berniqab bercinta, tapi tiada tuju hala - ku berani katakan BERSEPAH DI ALAM MAYA!
Yang berniqab mulutnya ibarat tempayan - ku berani katakan KATA JIHAD TAPI MENGUMPAT!
Yang berniqab akalnya disimpan - kuberani nyatakan STATUS HARIAN JADI SARANG KEBENCIAN!

Yang membuka aurat, dah terang taknak berundur mendengar perintah Allah..
Jangan lah yg memberati aurat ini mencemar niqabis itu sndr..
Jari menari di papan kekunci katakan CINTA ALLAH,CINTA RASUL..
Yakinkah anda? Jangan berkata tetapi hakikatnya berpeluk tubuh...
Terlalu sarat dgn kata nista..
Kau berdusta!!
Jadi gadis berniqab, jagalah namamu,jagalah namaku,jagalah namanya dan jagalah nama mereka..
Niqab bukan fesyen terbaru!
Niqab bukan pelindung maksiat!
Niqab bukan barang pemangkin ikhtilat!
Niqab bukan utk dipersendakan...
Berilmulah sebelum beramal..
Kerana yg menderita adalah mrk yg bjuang bhabis-habisan..

Inilah Cinta Yang sebenar-benarnya, Cinta yang didasarkan atas keimanan dan ketaqwaan manusia, Cinta seorang hamba kepada Sang Maha Pencipta, Cinta tanda syukur dan tiada kuasa selain kuasaNya, Cintakan Allah adalah cinta yg tk prnh luntur dan abadi

Sunday, 3 April 2011

CIRI-CIRI GADIS MUSLIMAH

  1. Solat tepat waktu
  2. Banyak amalan sunat dan bibir basah dengan zikir.
  3. Butir bicaranya terselit dengan kalimah seperti bismillah, alhamdulillah, insyaALLAH, subhanallah, Allahuakhbar dan lain-lain zikir.
  4. Tidak mengeluh dengan masalah remeh kehidupan hariannya.
  5. Bercakap dengan rendah suara.
  6. Lembut dan halus tingkahlakunya.
  7. Tuturbicara yang senang didengar tanpa kata lucah atau sumpah seranah.
  8. Pakaian longgar tanpa mendedahkan bentuk tubuh.
  9. Rambut, leher dada yang sentiasa ditutup dan dijaga dari pandangan lelaki bukan muhrim dan mereka bukan Islam.
  10. Sukakan kanak-kanak dan kanak-kanak menyukainya.
  11. Pandai mengambil hati orang tua.
  12. Menghormati dan taat ibubapa.
  13. Kesayangan keluarga dan tetangga.
  14. Contoh kepada adik-adik dan mencontohi orang tua.
  15. Berkuku pendek sentiasa bagi menyempurnakan wudhu.
  16. Rambut tak diwarnakan.
  17. Banyak dan murah dengan senyuman.
  18. Banyak mendengar dari bercakap.
  19. Senyuman adalah ketawanya.
  20. Tidak ketawa terbahak-bahak.
  21. Suaranya tidak lantang dan jarang didengari oleh lelaki bukan muhrim.
  22. Tidak suka bersiar-siar atau keluar rumah tanpa urusan penting bagi mengelakkan fitnah.
  23. Menjauhi kumpulan yang sedang mengumpat dan mengeji supaya tidak dikira bersubahat.
  24. Tidak menghebohkan kedukaan hatinya dan menyembunyikan kesedihannya.
  25. Menerima dugaan sebagai ujian ALLAH dan kafarah dosanya.
  26. Sentiasa berdoa baik untuk keluarga, orang lain dan juga untuk orang yang menganiayanya.
  27. Pandai bergaul dengan semua orang tanpa mengira tahap pendidikan dan taraf.
  28. Tidak boros dalam berbelanja dan pandai menguruskan kewangannya.
  29. Berhati-hati dengan apa yang dimakannya dan menjauhi makanan syubhah.
  30. Sayangkan dan kasihan binatang peliharaan seperti kucing, arnab, burung, ikan dan lain-lain.
  31. Suka kepada alam sekitar, suka berkebun dan bunga.
  32. Menitik-beratkan aurat yang dianggap remeh seperti tumit kaki, kaki, siku dan lengan. Caranya dengan memakai sarung tangan dan sarung kaki.

SEMOGA KITA DAPAT MENJADI MUSLIMAH YG SOLEHAH..INSYAALLAH